Friday, January 27, 2012

EAT, PRAY, LOVE: Europe Trip 2011-2012 (Part 1: Nice - Monaco)

Assalamu'alaikum..
Selamat pagi, Indonesia!

Seperti yang sudah dijanjikan di tulisan sebelumnya, pada tulisan kali ini saya akan berbagi tentang perjalanan saya di akhir tahun 2011 tahun kemarin ke Eropa. Mari kita awali ceritanya dengan bismillah.. Selamat menikmati!

Setelah tahun yang cukup hectic di 2011, akhirnya saya tamat SD dokter. Yap, sekolah dasar dokter. 6 tahun seperti zaman SD dulu. dan ini baru merupakan awal, karena setelahnya jika ada rezeki insyaAllah mau lanjut sekolah lagi untuk ambil spesialisasi di bidang tertentu. Sampai sekarang masih belum pasti, karena masih dalam proses istikharah dan lobi-lobi dengan pihak terkait hehehe. Setelah tamat, saya kembali pulang ke rumah keluarga (tempat ayah dan ibu saya tinggal) di Sukabumi. Oh ya, untuk yang belum tau Sukabumi, nih klik aja disini. Di suatu sore yang sangat sejuk dan dingin, kami (saya dan orang tua) duduk di teras ditemani teh panas dan pisang goreng.. perbincangan santai ngalor ngidul, timur barat.. dan muncullah ide "kamu mau silaturahmi ke keluarga kita yang ada di Belanda? sambil tunggu hasil ujian UKDI dan STR kamu diproses gitu..waktu dulu keluarga kita ke Eropa kan kamu nggak ikut.." Ucapan papa itu bagaikan secercah cahaya yang muncul terang dari balik gelapnya awan sukabumi.. hehehe lebay! Dan tanpa banyak pikir panjang "Bien sur!!" of course lah.. tentu saja. Alhamdulillah, sepertinya sedekah saya kemaren yg sangat menguras tabungan Allah bayar langsung dengan perjalanan ini.. benar ya, sedekah ini menjemput rezeki sekali.. berlipat-lipat di dunia, semoga di akhirat juga... luarr biasaaa..Allahu Akbar! (cerita sedekah ini pengen dimasukin #SSS nya NFQ Aaah..)

Beberapa hari kemudian, dapat kabar baik yang sangat saya syukuri juga. Ternyata pada waktu yang sama, Pak De dan Bu De saya juga mau ke Nice untuk nengok keluarga anaknya (Mas Alvin) yang tinggal disana untuk sekolah dan jalan2 hehehe.. Untuk yang belum tau Nice, Nice itu sebuah kota kecil yang sangat indah di Selatan Prancis. Tetanggaan sama Cannes (yang festival film itu loh) dan Monaco (yang negara kecil dan mewah). Mereka ada di garis pantai Riviera nya prancis.. More info ttg Nice klik disini. Oleh karena itu, akhirnya saya memutuskan untuk pergi bersama dengan mereka. Dengan flight Qatar Airways, kami bertolak dari Jakarta pada tengah malam tanggal 8 Desember 2011. Pesawat kami transit di Doha 18 jam, kemudian transit juga di Milan, Italy satu jam, lalu lanjut ke Nice. Cerita menarik mengenai transit saya di Doha, Qatar dan ketemu dengan Muhammad Assad (penulis NFQ) saya tulis di tulisan sebelum ini 

9 Desember 2011, Nice - Monaco
Setelah sampai dari perjalan yang cukup panjang dari Indonesia, kami tiba di Nice (France). Imigrasinya ramah dan baik hati, beda jauh dengan imigrasi di beberapa negara sekitar indonesia yang garang dan sangar. Kita disambut dengan senyuman dan sapaan "bonjour" Sampai Airport, mas Alvin datang menjemput kita dengan mobil. Oh ya, saran untuk transport murah di Eropa, mungkin bisa coba sewa mobil. Kalau di airport Nice, Cote de Azur ada banyak perusahaan tempat kita bisa sewa mobil. Harga nya bervariasi sesuai jenis mobil, kapasitas, merk dan lain sebagainya. Salah satu opsi untuk sewaan mobil nya adalah Europe car. Kalo traveling dengan banyak orang, sistem sewa mobil ini lebih disarankan. karena relatif lebih hemat jika dibandingkan dengan pake transport umum. Selama... kita punya GPS, mau belajar stir kiri dan peraturan lalu lintas di negara tsb.. Oke lanjut. Kemudian kita ke tempat tinggal mas apin di Nice. Sampai disana sudah ada juga sepupu saya yang dari Jakarta yang lagi berkunjung juga ke sana. Langsung kita mulai menjelajah Nice..
Promanade des Anglais, Nice, French Riviera
Pantai Riviera Prancis terkenal dengan keindahannya, jadi banyak turis yang datang kesana. Hotel-hotel dipinggir pantai tentu saja bintang lima, dan bisa dibilang sangat high-class. Prancis selatan beda dengan prancis utara untuk masalah iklim. Walaupun ada winter, di daerah selatan tidak pernah ada salju saat winter. Jadi relatif lebih hangat dibanding daerah utara. Pengecualian dua tahun yang lalu turun salju disini. Beginilah efek global warming.. Cuaca jadi aneh2. Oke, hari itu kita keliling kota kecil Nice dengan sepeda sewaan. Perjalanan kita mulai dari Promanade des Anglais yang orang sana biasa sebut La Prom yaitu jalan dipinggir pantai Nice. Jalan ini penuh dengan aktivitas orang yang main sepeda, skateboard, inline skate, jalan, jogging, lari, mancing ikan, bahkan berenang. Dan ini masih winter.. Katanya, kalau summer lebih banyak lagi orang-orang nya. plus banyak juga yang jemuran.. hehehe..Di jalan ini setiap bulan Februari ada festival2 gitu. semacam di Brazil dan Venice. Menarik juga untuk dilihat sepertinya. Ohya, untuk sewa sepeda disini harus punya kartu berlangganan. Sulit juga untuk turis, apalagi yang tidak berbicara bahasa francais. Tapi jalan-jalan pagi atau sore disini juga indah kok. Nggak perlu keluar biaya banyak..
Sewa sepeda di Promenade des Anglais, Nice
Pasar di Old Town, Nice. Bersih banget.. Seperti bukan pasar yaa..
Setelah puas bersepeda dan jalan2 keliling kota tua Nice. Tidak ada salahnya kita nongkrong di cafe pinggir jalan sambil mencoba croissant dan black coffee (yang disuguhkan di cangkir super kecil) di restoran pinggir jalan.. kesimpulan nya Nice is a very nice city...Setelah makan siang, kita jalan-jalan lagi.. Kali ini sedikit lebih jauh. Saatnya menikmati sunset di negara Monaco!
Yok dipilih-dipilih.. Mau yacht yang manaa...
Christmas market di pelabuhan Monaco
Menangkap keindahan monaco sore hari
Perjalanan dari Nice-Monaco ditempuh dengan kereta selama 20 menit. Kalau naik mobil mungkin lebih cepat. Tapi sekalian coba pengalaman baru, dan lihat pemandangan pinggir pantai riviera dengan kereta yang sangat indah Alhamdulillah.. Sampai Monaco foto2 di pinggir pelabuhan tempat parkir yacht, pasar natal tempat berbagai makanan musim dingin dijual dan jalan panjang tanjakan ke istana monaco.. Sempat nyasar2 cari jalan sana sini, tapi akhirnya sampai juga di rumah mas apin. Istirahat, karena besok pagi sudah harus terbang lagi ke London, UK. Ok segitu dulu.. Nanti kita lanjut lagi dengan part berikutnya di negara lain.. Alhamdulillah..

Salaam,
Rizky Andhika Pattisahusiwa

Tuesday, January 10, 2012

Ayo kembali menulis..

Assalamu'alaikum..
Good Morning! Goedemorgen! Bonjour! Buongiorno! 


Sudah lama ya blog ini ditinggal. kalo diibaratkan rumah, pasti halamannya udah penuh dengan rumput liar, cat temboknya udah pada kelupas2, di dalam rumah pada bocor dimana-mana, lumutan, jamuran, dll.. Wah kasihan sekali. Ya, tidak lain tidak bukan alasan paling standar adalah karna yang punya rumahnya sibuk. Akhir tahun ini sibuk urus-urus banyak hal. Di bulan Nopember ada ujian UKDI (Ujian Kompetensi Dokter Indonesia) ujian yang harus ditempuh semua dokter di indonesia, kalau lulus dapat STR (Surat Tanda Registrasi) syarat mutlak untuk kerja jadi dokter. Beriringan dengan itu lanjut pelaksanaan sumpah dokter. Ya, Alhamdulillah.. yang punya rumah ini sudah ganti status. Dulu masih mahasiswa kedokteran, terus lanjut jadi dokter muda, dokter magang. Dan sekarang... Dokter beneran.. Lemme introduce my self once again. Saya Rizky Andhika Pattisahusiwa, dr. (Sesuatu sekali ya dua huruf diakhir nama saya itu hahaa..) Setidaknya perjuangan enam tahun. Ya ENAM TAHUN. untuk dapat dua huruf kecil dibelakang nama saya itu.. Kalo dibuat tulisan pasti jadi banyak posting kalo mau cerita ttg perjuangan meraih dua huruf kecil dibelakang itu. Ya nanti ya, satu-satu dulu.. Tagih ya nanti hehehe..

Setelah itu, Saya diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk jalan-jalan silaturahim ke saudara2 saya yang tinggal di Belanda. Sekalian lanjut silaturrahim juga ke beberapa spupu di Nice, teman di UK, dll.. Alhamdulillah yah, sesuatu banget. hehehe..Nanti ada tulisan khusus ttg perjalanan ini. (EAT, PRAY, LOVE: Europe trip 2011-2012) 

Yah, kembali ke judul utama.. kembali menulis. Beberapa waktu yang lalu, bersamaan dengan perjalan saya ke Eropa saya mampir di Qatar. dan saya dapat motivasi luarrr biasaa saat ngobrol ringan dengan seorang sahabat di Doha. Ya, setidaknya sekarang saya menganggap dia teman baik saya, namanya Muhammad Assad. Pembaca sekalian pasti kenal, karena dia terkenal banget dengan blog nya "Notes From Qatar" dan buku yang ditulisnya yang best seller dengan judul yang sama. 
with Muhammad Assad, Notes From Qatar writer @ Doha, Qatar
Alhamdulillah. Assad orang yang sangat open, supel, humble, dan helpful. Saya diajak datang ke Qatar Petroleum Congress di QNCC (Qatar National Convention Centre) dan jalan2 keliling kampusnya, Qatar Foundation. Nonton show angklung dan joget poco-poco di stand pertamina, difotoin di depan ambulance dan kampusnya sampe akhirnya dilarang sama satpam, dan dikasih liat cover buku terbarunya yang belum keluar dipasaran, Notes From Qatar 2 hehehe.. Sesuatu sekali ya, Senang sekali bisa menghabiskan waktu satu hari di Qatar, Doha dengan Assad. Padahal awalnya enggak ada plan apa2 di Qatar, karena judulnya cuma transit doang. Titik. 

Banyak orang yang nanya "kamu kenal dimana?" Baiklah saya jawab aja deh disini.. Begini ceritanya..Saya berangkat ke Nice (France) dengan pesawat Qatar Airways, yang pada waktu itu lagi ada diskon2 jadi murah. Tapi ada hal yang disayangkan, ternyata untuk penerbangan dari Jakarta ke Nice itu harus transit di Doha, Qatar. Dan enggak tanggung-tanggung harus transit di sana selama 18 jam!! Yah sudah, karena terlanjur dibeli oleh Pak De saya, jadi ya kita jalani saja.. Nasi sudah jadi bubur, tinggal kita beli sayur, wortel, kentang, ubi, dan dedaunan lain plus sambal maka jadilah bubur manado (bosen pake versi bubur ayam terusss.. hahahaa) 

Waktu itu saya lagi buka2 BB dan muncul lah beberapa kali twit dari @muhammadassad tentang NFQ limited edition. Saya suka dengan twit2nya assad, karena sering mengingatkan saya dengan ayat2 Quran dan kalimat2 motivasi yang ENTAH MENGAPA sering banget pass dengan momen dalam hidup saya. Kemudian saya sadar, kalo NFQ itu Notes From Qatar, dan seingat saya Assad itu emang lagi kuliah di Qatar. Seru juga ya kalo ketemu penulis NFQ di Qatar. hehehe.. Lalu akhirnya saya buka internet, dan mengirim email ke email yang ada ditwitternya assad. Saya niatkan untuk silaturahim saja. Kalo dibales ya syukur, kalo enggak juga gapapa. Mengingat waktu itu adalah 3 hari sebelum saya berangkat. Assad kan orang terkenal, penulis best seller, dan lagi kuliah kesimpulannya pasti sibuk deh, terus siapa gw..haha, Someone form somewhere tiba2 minta ketemuan! hellow!! So, nothing to loose.. dan gw pikir niat gw ga jelek kok, silaturahim, so worth trying lah.. Besok nya email saya dibalas! Alhamdulillah komunikasi berlanjut dan akhirnya kita janjian untuk ketemu di Qatar. So, begitulah cerita nya sampe bisa ketemu assad di Qatar. Terjawab yaah.. 

Oh ya, hal menarik yang lucu adalah, sebelum berangkat Qatar akhirnya saya beli buku NFQ untuk pertama kalinya *sorry bro assad!*...itu pun karena Assad nitip minta dibeliin 3 biji untuk dibawa ke Qatar. Lucu juga ya, beli buku untuk dikasih ke penulis nya.. hahaha... Alasan kenapa sebelumnya dan sampe sekarang saya belum punya buku NFQ adalah karena waktu itu saya pertama kali ketemu buku NFQ waktu saya main ke rumah teman saya (tanri) dan langsung saya baca. jarang banget loh ada buku yang saya baca sampe tuntas, dan buku NFQ ini salah satunya! daaan... saya baca SAAT ITU JUGA dan LANGSUNG KHATTAM!! hehehe..  Kebayangkan bagusnya kayak apa? hahaha.. *nih gw promosiin saaadd!* Ayo deh pada beli ya pembaca sekaliaan...

Waktu perjalan pulang ke Indonesia dari Nice, saya mampir lagi di Doha, Qatar. Dan.. kali ini. Luar biasaa sekali ya, gantian Assad yang berkunjung ke tempat saya. Yah, hotel saya maksudnya.. hehehe..Kita makan malam di restaurant di hotel tempat saya tinggal. Restaurant gaya-gaya timur tengah gitu pake bantal2 dan lesehan. Sambil makan, kita share cerita dan ide2 juga networking. Alhamdulillah dari sana juga dapat motivasi baru untuk kembali menulis.. Ada beberapa mimpi dan "tuntutan profesi" untuk menulis yang saya temukan. Saya pikir enggak ada salahnya untuk memulai kembali membenahi blog ini...Jadi begitulah sekilas kisah ttg menulis.. 

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah memberikan jalan untuk memotivasi saya menulis dengan cara yang indah. Dan juga bersyukur bisa silaturahim dengan salah seorang pemuda hebat pemimpin Indonesia masa depan, Muhammad Assad.. Thanks ya bro! 

Sekian dulu, pembaca sekalian. Doakan agar saya bisa komitmen update blog ini ya.. 
Terima kasih! Thank you! Merci! Dank u wel! Gratzie!!

Salaam,
Rizky Andhika Pattisahusiwa
dr. Rizky with beloved parent
Sumpah Dokter @ Graha Sanusi, UNPAD
Corniche Area, Doha, Qatar
Kampus nya bro Assad
Ambulance depan QNCC
Restaurant @ Al Ilwan Suite Hotel, Doha

Monday, May 30, 2011

Aku dan pasien..

Berinteraksi dengan pasien adalah suatu hal yang mutlak bagi seorang dokter. Mulai dari anamnesis, pemeriksaan fisik, sampai pemeriksaan penunjang, butuh kerjasama yang baik antara dokter dan pasien. Apa jadinya, kalau gap pendidikan, bahasa, dan budaya mewarnai percakapan antara dokter dan pasien. Kira-kira seperti inilah yang terjadi. Ini yang saya dan teman-teman dokter magang alami saat kami berdialog dengan pasien. *BASED ON TRUE STORY*
LESSON #1: SPEAK THEIR LANGUAGE

Psn: "Saya sudah rutin berobat karna bengkak jantung" 
Gw: Hening. 
Beberapa saat kmudian. Oh, maksudnya gagal jantung. Decompensatio cordis :)
Lessonlearned: Pelajarilah nama2 lain penyakit dari bahasa pasien!

Pasien: "Harus dirongsen ya dok?" 
Gw: "Iya, harus dirongsen dulu.." 
Beberapa saat kemudian, ya ampun. tadi gw ngomong RONGSEN lah! hahaha :D

Pasien: "Dok, ini impusan nya enggak jalan2!"
Gw: "Kalau impusan nya jalan2 mah serem atuh bu.." 
Pasien: "hahaha.."
Beberapa saat kemudian..hahaha. IMPUSAN.. :D

Psn: "Dok, resepnya belum dikasih sama doktor.." 
Gw: "tadi bukannya udah dikasih sama doktor John?" 
Psn: "Belum dok.."
Beberapa saat kemudian.. Beuh DOKTOR -__-
Belum S3 udah jadi DOKTOR aja..hahaha
LESSON #2: PERMUDAH PENJELASAN

Teman gw: "Ibu, patuanganna bade dikomputer heula nya bilih aya nanaon"
Pasien: "sumuhun,Dok."
Beberapa saat kemudian..dikomputer?! hahaha

Psn: "Lapar dok.. Mau makan!"
Teman gw: "belum boleh pak, lambungnya masih dicuci."
Psn: "Dicuci pake apa dok? Rinso?!"
Gw: +___+
Lessonlearned: Gunakan kata "BILAS" daripada "CUCI" Pastinya pasien ini benar-benar lapar!
LESSON #3: LAUGHTER IS THE BEST MEDICINE 

Meng-EKG pasien 
Gw: "Jangan gerak pak, nanti nyetrum loh!" 
Psn: "Masak nyetrum dok! Hahaha.." 
Gw: "Jangan ketawa pak!!"
Psn: -_____-" 
Gw: "Hahaha.."
Lessonlearned: Jangan bercanda dengan pasien yang sedang di EKG :)

Psn: "Dok, yg kuliah rekam medis nanti periksa EKG ini ya?" 
Gw: -__- "Bukan pak, itu rekam medis, kalo ini mah rekam jantung" 
Psn: "Ooo.."
 
LESSON #4: JADILAH PENDENGAR YANG BAIK

Psn: Dok, sy demam, batuk, pilek, sakit pinggang, mual, ngga nafsu makan, sering pipis, lemes,.. 
Gw: ada lagi bu? 
Psn: Msh byk dok 
Gw: -__-"
Lessonlearned: Hati-hati dalam bertanya!

Psn: "Sakit lutut dok" 
Gw: "skr msh sakit bu?" 
Psn: "skr mah ngga, liat dokter yg ganteng sakitnya hilang"  
Gw: "Eaa.." 
Lessonlearned: Jangan tanya pertanyaan yang memancing pasien untuk galau ;p

Saturday, May 21, 2011

Jalan harian, ujian kesabaran

Senin, 16 Mei 2011 adalah hari pertama saya mulai magang di RS jejaring (selain di RSHS) Selama 6 bulan kedepan, saya akan melakukan magang dengan berkeliling ke beberapa kota: garut, cianjur, sumedang, dan karawang. Tapi satu bulan ini, saya bertugas di salah satu RSUD yang ada di Kota Bandung. Lokasinya tidak berada di pusat kota Bandung, tapi jauh lebih dekat jika dibandingkan dengan kota-kota lain yang akan saya kunjungi beberapa bulan kedepan. Namun..sayang disayang, mengapa mobilku harus mengalami ujian berat selama satu bulan ini. Melalui jalan yang sering tergenang banjir dan berlubang sedalam jurang.. (lebay.com) Sabar yaa mobilku.. Pada siapakah saya harus melaporkan jalan jelek ini? Adakah dinas terkait yang masih peduli keselamatan pengguna jalan dan tentu saja kesejahteraan mobil-motor? Ayo atuhlah..
Lubang separuh jalan!
Jalan aspal kuno. try this: Jalan kerikil :/
Lubang dalam sangat


Monday, May 16, 2011

Belitung : pasir putih, laut biru, bebatuan

Beberapa waktu yang lalu saya berkunjung ke Negeri Laskar Pelangi, Belitung. Bersama 11 orang teman-teman lainnya, kami berlibur ke tempat kampong halaman Andrea Hirata. Saya akan berbagi tentang beberapa tempat yang dikunjungi dan beberapa informasi menarik yang perlu diketahui untuk pembaca yang mau berwisata ke Belitung. Semoga bermanfaat!
Negeri Laskar Pelangi
Untuk pembaca yang ingin mencari getaway berbau pantai pasir putih-laut-snorkeling, secara lokasi Belitung memang lebih jauh jika dibandingkan dengan Anyer, Pulau tidung, Pulau seribu, Pangandaran, atau Karimun jawa (dengan asumsi pembaca tinggal di wilayah Jakarta/bandung). Namun, secara timing perjalanan Belitung menjadi tempat yang relatif dekat. Jakarta-Belitung ditempuh dengan pesawat dalam waktu 45 menit. Kurang dari satu jam. “Baru saja selesai makan snack di pesawat, baru mau tidur, Eh..Sudah mau landing lagi” begitu celetuk teman-teman saya di pesawat. Jika dibandingkan dengan tempat-tempat lain yang harus ditempuh dengan bermacet2 ria, atau berjam2 duduk di bus, tentu ini jadi pilihan untuk pembaca yang enggak mau terlalu lama menghabiskan waktu di jalan atau hanya punya waktu singkat untuk liburan. Pesawat ke Belitung ada 2 pilihan: Sriwijaya Air atau Batavia Air. Kami terbang dengan Sriwijaya Air, take-off dari cengkareng jam 06.20 WIB, dan sampai di Bandara H.AS. Hanandjoeddin 45 menit kemudian.
Pasir Putih, Laut Biru, Bebatuan
Sesampainya di Belitung, kami dijemput oleh driver dengan mobil elf, Pak Zainal (kalo mau no hp nya silakan japri) Untuk transportasi selama di Belitung, pembaca dapat menyewa mobil dengan drivernya. Mobil bervariasi mulai dari mini bus (avanza, kijang), elf, sampai ke bus, tergantung jumlah penumpang. Kalau pembaca berpergian dalam grup besar (lebih dari 5 orang) saya sarankan naik elf saja. Lebih baik tidak pakai bus, karena banyak jalan2 di kabupaten Belitung yang kecil2 dan bercabang2 banyak, sepertinya akan sulit aksesibilitasnya kalau kita menyewa bus.
Pohon untuk foto-foto, Tanjung Tinggi
Dari bandara, kami diantar ke Cottages di Tanjung Kelayang, Belitung Barat. Sebelumnya mungkin saya akan jelaskan dulu, bahwa di Belitung ada dua wilayah, Timur dan Barat. Pada perjalanan kali ini, saya lebih lama menghabiskan waktu di Belitung Barat, berbeda dengan biasanya orang-orang yang berkunjung ke Belitung Timur. Belitung Timur lebih populer karena di sana terdapat beberapa tempat yang menjadi lokasi syuting Laskar Pelangi (Gantong, Manggar, dll) tapi, pantai-pantai di Belitung Timur menurut saya jauh lebih indah dan menawan untuk dikunjungi. Kembali ke bahasan tentang where to stay in Belitung, jadi kami tinggal di sebuah penginapan di Tanjung Kelayang, yang ternyata kenyataannya tidak sesuai dengan gambar yang ada website nya. Hal ini perlu diperhatikan sebelum pembaca memesan tempat tinggal di Belitung. Pastikan dengan jelas fasilitas tempat menginap anda agar tidak miskomunikasi. Untuk pembaca yang berwisata dengan sistem ransel, cottages di Belbar harga semalam berkisar antara Rp.200-300ribu (untuk 4 orang paket keluarga, dengan AC, kamar mandi). Kalau sistem koper, ada juga hotel2 seperti Lor-in berkisar Rp.500rb. Lebih detail mengenai tempat menginap bisa dicari di internet. Selamat googling!
Pagi hari di belakang penginapan, Tanjung Kelayang

Hari pertama, kami berkunjung ke beberapa lokasi pantai di BelBar. Yang paling lama kita kunjungi adalah Tanjung tinggi yang merupakan lokasi shooting film Sang Pemimpi dan Laskar Pelangi. Jangan sampai lupa memakai sunblock karena matahari jam 9 disana, panasnya mungkin sama seperti jam 12 jika di Bandung. Lebih baik bawa kipas angin kecil, topi, kacamata hitam kalau perlu.
Antara batu-batu, Tanjung Tinggi
Makan siang di Tanjung Tinggi. Menu: ikan laut dan kangkung. Kangkung lezat. Ikan laut mantap. Jenis ikan pilih sendiri, harga sesuai berat ikan. Bumbu kecap atau bumbu kuning khas belitong juga boleh. Tambah lengkap dengan es kelapa muda langsung dari kelapa. Selesai makan, ada tempat sholat (musholla) lengkap dengan tempat wudhu, sarung, mukena. Kemudian jalan-jalan sore di bukit berahu dimana anda dapat merasakan seperti apa rasanya punya pulau pribadi karena pantainya sangat indah, pasir nya lebih lembut dari garam refine, dan anda menikmatinya sendiri. Ya sendirian! Perjalanan berlanjut sampai sunset di Tanjung Pandan. Tanjung pandan pusat kota nya belbar, jadi banyak orang yang menikmati sunset disini, kalo dilihat2 seperti pantai Kute nya Belitung.
Sunset di Tanjung Pandan
Mie Belitong for dinner
Hari kedua. Hari perjalanan laut. Keliling pulau-pulau kecil sekitar Belitung barat yang sangat indah sambil snorkeling. Mulai dari pulau pasir (pulau kecil, hanya pasir dan banyak bintang laut). Pulau Lengkuas (tempat snorkeling, mercusuar, dan tempat botram makan siang). Pulau babi (banyak bulu babi). Pulau Batu Berlayar (Batu nya seperti layar di kapal2 layar). Pulau tanjung kelayang (ada batu kepala burung). Semuanya indah.. Anda bisa snorkeling di sekitar pulau-pulau itu. Rekomendasi saya: Dekat pulau Lengkuas. Banyak terumbu karang, clown fish, ikan2 kecil bergerombol, dan paling penting tidak terlalu banyak bulu babi seperti di sekitar pulau babi.
Pulau Pasir, pasir putih di tengah laut!
Pulau Lengkuas, dengan mercusuar sejak 1882
Hari ketiga, adalah hari beli oleh-oleh dan jalan2 ke Belitung timur. Oleh 2 dari pulau Belitung bisa dibeli di Tanjung Pandan. Biasanya berupa kaos2 bertuliskan Belitung, hasil olahan laut (kerang, bintang laut, pasir, dll), atau batu meteorit (katanya bisa menyerap energi negatif, entahlah..) bisa juga beli kupi manggar di Belitung Timur. Belitung Timur berjarak sekitar 1,5 jam dari Belitung timur. Perjalanan ke beltim kita akan melalui berbagai kampong yang rumah2nya masih dari kayu. Seperti rumahnya Lintang. Kalau kata pak supir, itu rumah zaman transmigrasi dulu. Sesampainya di Belitung Timur, kita ke Desa Gantong. Sangat populer dengan replika sekula nya Ikal, lintang, harun, dkk. Oh ya, ternyata Lintang adalah nama desa yang bersebelahan dengan Gantong. Selanjutnya perjalanan berlanjut ke Manggar. Pusat kota Belitung Timur. Kita bisa lihat beberapa tempat yang jadi tempat syuting film Laskar Pelangi: Kedai Aling yang sekarang sudah jadi toko bangunan, kedai2 kopi (masih sama, tempat chitchat bapak2 di Belitong), bioskop, dan jalan2 tempat mereka parade pake daun2an itu.
Replika sekulanya Bu Mus, Gantong
Kurang lebih itu ringkasan perjalanan saya dan teman2 di Belitung. Saya merekomendasikan pembaca untuk berlibur ke sini. Ohya, di bulan Agustus - Oktober ada Sail Belitung-Wakatobi. Happy vacation!

Tulisan ini dibuat karena request teman2 
yang minta cerita tentang perjalanan ke Belitung.
Selamat menikmati, kawan!

Monday, April 25, 2011

Fix me, please..

 Mengapa ada air mata? 
karena hanya itu yang bisa dikatakan oleh mata, 
saat bibir tak mampu lagi mengungkapkan 
betapa terluka hati ini.

backsound: Fix You, Cold Play
 
When you try your best, but you don't succeed
When you get what you want, but not what you need
When you feel so tired, but you can't sleep
Stuck in reverse

And the tears come streaming down your face
When you lose something you can't replace
When you love someone, but it goes to waste
Could it be worse?

Lights will guide you home
And ignite your bones
And I will try to fix you

And high up above or down below
When you're too in love to let it go
But if you never try you'll never know
Just what you're worth

Lights will guide you home
And ignite your bones
And I will try to fix you

Tears stream down on your face
When you lose something you cannot replace
Tears stream down on your face
And I...

Tears stream down on your face
I promise you I will learn from my mistakes
Tears stream down on your face
And I...


Lights will guide you home
And ignite your bones
And I will try to fix you

Al-Qur'an dan Black Berry

 "Cahaya Islam pudar bukan karena mereka memadamkannya,
tapi karena terhalang orang Islamnya sendiri 
(Islam mahjub bil muslim)"

Kutipan di atas adalah sumber inspirasi saya untuk menuliskan tulisan ini. Kutipan ini adalah kicauan seorang bang Rihan, kakak kelas waktu SMU 3 yang inspiring, aktifis dakwah twitter (lebih lengkap bisa follow @rihandaulah) dan teman baik saya. Karena kicauan di atas, saya teringat kembali kejadian saat saya membeli gadget -bluetooth handsfree- di salah satu toko pernak-pernik BB di BEC (Bandung Electronic Center) tadi siang. Saya sedang duduk menunggu mas2 penjual nya sedang bertransaksi dengan seorang pelanggan lain. Pelanggan itu duduk tepat di samping saya. Dari yang saya dengar, mas2 pelanggan ini membeli BB baru. 

Penjual     : "Sebentar ya mas.."
Saya         : "Silakan.."

Mas2 penjual meminta saya menunggu. Lalu buru2 kembali ke dekat komputernya. setelah beberapa saat, mas2 penjual datang lagi. 

Penjual     : "Muslim atau non muslim mas?"
Pelanggan: "Hah?"
Penjual     : "Agamanya apa mas? Islam atau bukan?"
Pelanggan: "Oh.. Muslim. kenapa gitu?"

Waktu dengar ini, saya sempat kaget juga. Ada angin apa beli BB yang ditanya agama. Tapi, hal itu tak berlangsung lama, mas2 penjual memperjelas maksud pertanyaannya

Penjual     : "Mau saya installin Al-Qur'an. Mau enggak mas?"
Pelanggan: *freeze..

Penjual     : "Jadi gimana mas?"
Pelanggan: "Ya, terserah aja deh.."
Saya          :*freeze sefreeze2nya..

Pelanggan: "Forsquare jangan lupa di instal ya.."
Penjual     : "Ok boss.."
Saya          : -________-"

Waktu kejadian itu saya bingung sekaligus kaget dan freeze tak berkutik. Tapi, setelahnya saya muncul perasaan sedih, malu, dan menyesal. Ini salah satu fenomena yang terjadi di masyarakat tentang seorang muslim dan keber-islam-annya. Sedih melihat bagaimana Al-Quran tidak masuk dalam list "application yang harus ada dalam BB gw" bagi seorang muslim. Padahal mas2 penjual nya orang etnis cina yang mungkin bukan beragama islam malah lebih care. Tapi, mas2 pelanggan malah terkesan "terserah lo aja deh". Padahal kalau dipikir2, enggak ada salahnya kalo kita punya aplikasi Al-Qur'an di BB. Kalau ngeinstal di BB aja masih ogah2an, apa bisa ter-install di hati kita? Mengingat, anak muda zaman skr, kemana2 pegang BB. Mungkin lebih sering pegang BB daripada pegang Al-Qur'an. Naudzubillah..

Saya cuma berharap, mas2 pelanggan tadi punya banyak Al-Qur'an yang sering dibaca, atau mungkin sudah hafal Al-Qur'an jadi enggak perlu di install di BB :) Tapi rasanya malu juga ya, sama orang2 non muslim, saat kita sendiri yang muslim, tidak memiliki rasa memiliki dan memilih Al-Qur'an untuk masuk dalam BB kita. Setidaknya kalau belum masuk ke hati, minimal ada dalam BB, dan bisa dijadikan pegangan. Minimal tausyiah saat galau. Maksimal jadi peta, petunjuk jalan, sumber inspirasi, obat saat sakit dan multivitamin jiwa saat sehat. Dan ini membawa kontemplasi lanjutan bagi saya sendiri. Dari banyak waktu yang Allah sudah kasih, lebih banyak mana ya saya habiskan? Membaca Al-Qur'an? Atau membaca twitter, facebook, dll.. Astaghfirullah..

Saya berterima kasih pada mas2 pelanggan tadi. Secara tidak langsung menjadi pengingat untuk saya -dan orang yang baca tulisan ini- untuk lebih dekat, memperbaiki hubungan dengan menunaikan hak-hak Al-Qur'an

(Al Quran) ini adalah penerangan bagi seluruh manusia,  
dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.
(QS. Ali Imran 138)
   
Berikut saya kutipkan kicauan penulis favorit saya, yang juga seorang mas bro yang kucintai karena Allah, Salim A Fillah (silakan follow di @salimafillah) tentang Al-Qur'an dan muslim.  waktu itu beliau lagi kultwit ttg Tabir yang menghalangi kita dengan Allah. Diantaranya adalah kita membaca Al-Qur'an, tetapi tak mengamalkan pesan-pesannya. Apalagi yang enggak pernah baca. Makin aja..

Seakrab apa tingkat kedekatan & sebaik apa perlakuan kita terhadap Al Quran; setinggi itu pula pemuliaan yang Allah karuniakan. Al Quran ini firmanNya; tetapi ada yang memperlakukannya sebagai buku tak terpedulikan seperti dikeluhkan Sang Rasul (QS 25: 30). Maka Allah-pun tak peduli padanya. 

Di tingkat berikutnya, ada insan yang menjadikan Al Quran sekedar sebagai bayan (keterangan). Ini seperti kalau berwisata; kita membaca sebuah booklet tourism guide, tapi tak beranjak dari kamar hotel. Sekedar berkata “Oo!”. Ada nan memperlakukan Al Quran dengan cara itu; setinggi-tingginya hanya sumber informasi. “O, ada cerita ini. O ada aturan ini.”. 

Di tingkat selanjutnya, mukmin memperlakukan Al Quran sebagai petunjuk; seperti kita membawa peta & tourism booklet keluar hotel. Kita menempuh perjalanan, mengenali tanda, menyusuri peta, memghindari bahaya, & mendatangi tujuan; dengan panduan booklet itu. Sungguh selamatlah yang demikian. Mereka yang menemukan kelezatan kemesraan dengan Allah melalui Al Quran. Yakni mereka yang jadikannya penasehat pribadi, sarana curahkan isi hati, berbincang mesra pada Khaliqnya, mengambil daya jiwa. 

Thursday, December 30, 2010

Count on me

If you ever find yourself stuck in the middle of the sea, I'll sail the world to find you
If you ever find yourself lost in the dark and you can't see, I'll be the light to guide you

Find out what we're made of, When we are called to help our friends in need

You can count on me like 1 2 3. I'll be there
And I know when I need it I can count on you like 4 3 2. And you'll be there
Cause that's what friends are supposed to do..

If you toss and you turn and you just can't fall asleep, I'll sing a song beside you
And if you ever forget how much you really mean to me, Everyday I will remind you

You'll always have my shoulder when you cry. I'll never let go, Never say goodbye

You can count on me like 1 2 3. I'll be there
And I know when I need it I can count on you like 4 3 2. You'll be there
Cause that's what friends are supposed to do, oh yeah

..You can count on me cos' I can count on you!

this easy listening song from Bruno Mars,
remind me of a true friend of mine:
someone that i can always count on to.

Thursday, November 25, 2010

When leaf meets rain

Beberapa hari ini, bandung hujan. Hujan deras sekali. Hujan terkadang membuat saya tidak produktif. Karena hujan malas pergi kemana-mana. Karena suara hujan begitu merdu nan syahdu sebagai senandung nina bobo untuk tidur siang..Oh, hujan membuatku betah sekali berada di kamar. Tapi, tidak dengan hujan hari ini. Saya ingin hujan dikembalikan pada fitrahnya sebagai berkah. Saya paksakan diri tidak tidur siang. Sambil menunggu hujan rintik-rintik, Saya temukan keindahan alam, ciptaan Tuhan. Hanya dari butir-butir air dan dedaunan. Subhanallah..
"butir kehidupan"
"masih bertahan"
"berkerumun"
"berat!"

Wednesday, November 24, 2010

Through The Rain

 When you get caught in the rain, With nowhere to run
When you’re distraught and in pain, Without anyone

We keep prayin’ to saved. But nobody comes
And you feel so far away.That you just can’t
Find your way home. You can get there alone
It’s okay. What you say

I can make it through the rain. I can stand up once again
On my own and I know, That I’m strong enough to mend
And every time I feel afraid, I hold tighter to my faith
And I live one more day, And I make it through the rain

And if you keep falling down, Don’t you dare give in
You will arise safe and sound, So keep pressing on


Step fastly, And you’ll find what you need
To prepare, What you say

And when the wind moves, And shadows grow close
Don’t be afraid, There’s nothing you can’t face

And sure they tell you, You’ll never pull through
Don’t hesitate, Stay calm and sane

I can make it through the rain
I can stand up once again
On my own and I know

I can make it through the rain, Can stand up once again
And I live one more day, And I’ll make it through the rain
Ooh, yes, you can
Mmm...hmm...
You can make it through the rain 
Dear My Self,
just like this song..
I'm sure, that you can make it trough the rain.
insyaAllah..

Tuesday, November 23, 2010

Wednesday, November 17, 2010

Keep Holding On

You're not alone. Together we stand
I'll be by your side, you know I'll take your hand
When it gets cold. And it feels like the end. There's no place to go
You know I won't give in. No I won't give in

Keep holding on

'Cause you know we'll make it through, we'll make it through
Just stay strong
'Cause you know I'm here for you, I'm here for you
There's nothing you could say. Nothing you could do
There's no other way when it comes to the truth
So keep holding on
'Cause you know we'll make it through, we'll make it through


So far away. I wish you were here

Before it's too late, this could all disappear
Before the doors close. And it comes to an end
With you by my side I will fight and defend
I'll fight and defend


There's no other way when it comes to the truth
So keep holding on
'Cause you know we'll make it through, we'll make it through

Hear me when I say, when I say I believe

Nothing's gonna change, nothing's gonna change destiny
Whatever's meant to be will work out perfectly

There's nothing you could say. Nothing you could do
There's no other way when it comes to the truth
So keep holding on
'Cause you know we'll make it through, we'll make it through


Suatu hari mendengar lagu ini, kok dalam sekali ya artinya..tentang persahabatan. saling berpegangan. saling mendukung disaat susah. Seberat apapun cobaan, ujian, rintangan. Tetap bersama. Dalam dekapan ukhuwah. Meski berat, meski tanpa kata. tak ada bicara. Penuh yakin, tak ada yang kan merubahnya. Kebersamaan ini. dan takdir kemenangan. Karena, kita pasti akan melaluinya bersama: Cause you know we'll make it through, we'll make it through..
Suatu hari di SMU-IT Nurul Fikri

Wednesday, November 3, 2010

Masjid atau Gereja?

SF City Hall, September 2009

Tuesday, November 2, 2010

Astaghfirullah 100.000x..

Kalau pahala ngetik = pahala ucap pasti akan saya tulis lebih panjang judul tulisan diatas. mungkin 1.000.000x atau lebih. Tapi ternyata tidak semudah itu kawan. Astaghfirullah..

Beberapa waktu lalu teringat kembali ucapan seorang kawan tentang istighfar. Bayangkan kawan, Rasulullah Shalallahu'Alaihi WasSalam yang ma'sum nan suci dari dosa beristighfar 100 kali dalam satu hari. dalam redaksi lain ada yang meriwayatkan 70 kali. “Demi Allah, sesungguhnya aku meminta ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya dalam sehari lebih dari tujuh puluh kali.”

Mari tanyakan pada diri sendiri. Berapa banyak maksiat dan hilaf yang kita lakukan setiap hari. Tidak patuh sebagai Hamba Tuhan. Atau bahkan ada niat-niat hina dibalik amal-amal mulia. Ada ketidak ikhlasan yang terus dipelihara. Atau bahkan kelalaian yang terpatri jadi biasa. Mungkin banyak sekali pertanyaan tentang alpa dan lupa yang bisa kita tanyakan pada diri sendiri. Dari hal sederhana seperti shalat dan ketepatan waktu. Profesionalisme dalam kerja. Sampai nurani dalam mencinta selain pada-Nya, atau apa-apa yang dicintai-Nya.

Kawan, mari perbanyak istighfar..
Awali dengan kuantitas lisan. kemudian kita perbaiki kualitas dalam hati. Agar istighfar yang keluar, tanya hanya kata, tapi harapan pasrah dan harap seorang hamba pada Rabb nya..

Kalau mau investasi lebih, bisa membaca sayyidul istighfar. Sebenarnya sudah ada di buku kecil seharga 1000 rupiah berjudul "Al-Ma'tsurat", doa dan dzikir yang dibaca rasul kala pagi dan petang. Seperti ini bunyinya:
اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي, لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ, خَلَقْتَنِي, وَأَنَا عَبْدُكَ, وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اِسْتَطَعْتُ, أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ, أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ, وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي, فَاغْفِرْ لِي; فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ اَلذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

"Ya Allah, Engkau adalah Rabbku. Tiada ilaha selain Engkau. Engkau telah menciptakan aku, dan aku adalah hambaMu dan aku selalu berusaha menepati ikrar dan janjiku kepadaMu dengan segenap kekuatan yang aku miliki. Aku berlindung kepadaMu dari keburukan perbuatanku. Aku mengakui betapa besar nikmat-nikmatMu yang tercurah kepadaku; dan aku tahu dan sadar betapa banyak dosa yang telah aku lakukan. Karenanya, ampunilah aku. Tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau"

Yuk ah, Istighfar dulu..
Astaghfirullah..
Oh ya, foto diatas saya ambil di suatu pagi waktu liburan lebaran di tanah kampung halaman Sirisori Islam, Pulau Saparua, Maluku Tengah. Judulnya mungkin: Mari bermain di laut. Tapi bisa juga jadi: Mari ajarkan anak-anak untuk istighfar *maksa*

Sukabumi, Awal Nopember 2010
#liburanharusproduktif 'projects

Tuesday, October 26, 2010

Bunda dan Ayah Tercinta

Bunda sayang, ada seorang wanita
Dia mungkin tak secantik dirimu

Tapi parasnya berpadu dengan akhlak mulia


Bunda sayang, ada seorang wanita

Dia mungkin tak secerdas dirimu

Tapi ku lihat tinggi semangatnya untuk mencari ilmu


Bunda sayang, ada seorang wanita

Dia mungkin tak selembut dirimu
Tapi ku dengar tutur katanya santun terjaga


Bunda sayang, ada seorang wanita
Dia mungkin tak setegar dirimu
Tapi ku tau, ia akan menemaniku melalui saat-saat sulit


Bunda sayang, ada seorang wanita
Dia mungkin tak sesabar dirimu

Tapi ku percaya, Ia mampu membesarkan anak-anakku


Bunda sayang, telah ku temukan seorang wanita

Dia mungkin tak seperti yang kau bayangkan

Tapi ku yakin, ia selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik
di mataTuhan-nya

~~~~


Ayah sayang,
Ku tahu aku tak sehebat dirimu,

Tapi ku berjanji,
akan selalu setia pada pasanganku

Ayah sayang,

Ku tahu aku tak sekuat dirimu,

Tapi ku berjanji,
akan melindungi keluargaku dari murka Allah

Ayah sayang,
Ku tahu aku tak setangguh dirimu,
Tapi ku berjanji,
akan memberikan yang terbaik untuk keluargaku

Ayah sayang,

Ku tahu aku tak sebijaksana dirimu,
Tapi ku berjanji,
tuk menjadi ayah terbaik bagi anak-anakku

~~~~


Bunda dan Ayah tercinta, Anakmu memohon izin.


Terinspirasi oleh cerita seorang teman baik,
Terima kasih, kawan: atas teladan dan keberanian.
Aku kagum dan bangga! Barakallah..

Friday, June 18, 2010

INTERNSHIP for dummies

Beberapa waktu yang lalu, saya pergi ke ruang P3D yang baru di gedung Eyckman –sudah pindah ke lantai empat, sebelah kiri, paling pojok. Susah juga ditemukan. Karena enggak ada clue nya- Di ruang ini, saya bertemu Pak Cepi, yang dengan ramah dan penuh senyuman menyambut. Kemudian, ceritanya dimulai: Jadwal baru P3D angkatan 2005. Terpampang indah di tembok, tapi isinya sangat tak indah. Cukup mengagetkan. Sayang sekali saya tidak sempat foto jadwalnya. Tapi, recapnya sbb: Untuk 2005 yang semester ganjil, jadwal rotasi tidak jauh berbeda. Cuma untuk yang periode 18 Juli, lebih lama –katanya Fakultas memberikan jatah 9 minggu, untuk periode kali ini karna ada jatah untuk libur lebaran yang akan ditentukan tergantung bagian nya masing-masing. Ok, alhamdulillah. Tapi, kok ada yang beda dengan jadwal2 angkatan sebelumnya –yang ada diatas jadwal tsb- Jadi:

April 2011-remed,rekap nilai dari bagian,ujian compre,dll;

Mei 2011-wisuda; setelah itu sampai Juli2011-kosong;

Agustus 2011-UKDI; setelah itu sampai September 2011-kosong;

Oktober 2011-INTERNSHIP.

Jadwalnya cukup sampai disitu. Tidak jelas internship nya sampai kapan.. Biasanya kan kalo angkatan sebelumnya: Ujian Compre-MAGANG-wisuda-UKDI. Dari sanalah, karena sangat kaget dan syok –karena katanya,katanya,katanya : internship itu kan satu tahun..- pastilah ini akan sangat menambah lama durasi sekolah kita sampai nanti lulus bukan? Mengingat kita sudah kuliah 4 tahun, Tambah koass 2 tahun, Tambah lagi internship 1 tahun??

Memanfaatkan waktu cuti, saya tanya-tanya, unduh-unduh, baca-baca sedikit-sedikit tentang INTERNSHIP..terlepas dari jadi atau tidaknya program ini diangkatan kita, setidaknya kita bisa sedikit lebih tau ttg INTERNSHIP..


WHAT?

Permenkes No. 299/Menkes/Per/II/2010: Proses pemantapan mutu profesi dokter untuk menerapkan kompetensi yang diperoleh selama pendidikan, secara terintegrasi, komprehensif, mandiri, serta menggunakan pendekatan kedokteran keluarga, dalam rangka pemahiran dan penyelarasan antara hasil pendidikan dengan praktik di lapangan

Setelah menyelesaikan program internsip, peserta program memperoleh Surat Tanda Selesai Internsip (STSI) yang merupakan kelengkapan, bersama dengan Sertifikat Kompetensi (hasil UKDI), untuk memperoleh Surat Tanda Registrasi (STR) dari Konsil Kedokteran Indonesia, sebagai dokter penyelenggara pelayanan primer.

PRINSIP INTERSHIP

Mempraktikan standar pelayanan kedokteran yang baik, dengan menyadari keterbatasan kemampuannya, dan memastikan tidak menempatkan pasien dalam keadaan bahaya.

Mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan meningkatkan keterampilannya.

Membangun, meningkatkan dan memelihara hubungan baik dengan pasien.

Bekerjasama secara efektif dengan sejawat dokter dan tenaga kesehatan profesi dan tenaga kesehatan non profesi serta tenaga pendukung/penunjang kesehatan.

Mengembangkan kompetensi sebagai pendidik bagi sejawat, pasien dan keluarganya.

Jujur dan bertindak serta berperilaku berdasarkan kaidah ilmiah.

Memelihara kesehatan pribadinya sehingga tidak membahayakan pasien, sejawatnya dan orang lain.

WHY?

TUJUAN INTERNSHIP

UMUM

Meningkatkan kesempatan dokter baru lulus program studi dokter untuk mengaplikasikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperoleh selama pendidikan, dalam pelayanan primer dengan pendekatan kedokteran keluarga kepada pasien, dalam rangka penyelarasan antara hasil pendidikan dengan praktik di lapangan dalam kemahiran melayani pasien secara profesional.

KHUSUS

Memberikan kesempatan kepada dokter baru lulus program studi dokter untuk:

1. Mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperoleh selama pendidikan dan mengaplikasikannya dalam pelayanan primer.

2. Mengembangkan keterampilan medis-teknis (klinis dan sosial-preventif), serta pribadi dan profesi yang menjadi dasar praktik kedokteran.

3. Memikul tanggung jawab pelayanan pasien sesuai dengan kewenangan yang diberikan.

4. Meningkatkan kemampuan membuat keputusan profesional dalam pelayanan pasien secara memadai dan pemanfaatan layanan diagnostik dan konsultasi.

5. Bekerja dalam batas kewenangan hukum dan etika.

6. Berperan aktif dalam tim pelayanan kesehatan multidisiplin

7. Memperoleh pengalaman dan mengembangkan strategi dalam menghadapi tuntutan profesi dan pribadi yang berkaitan dengan fungsinya sebagai praktisi medis.

WHEN?

Lama Program 1 (satu) tahun . Masa diperpanjang bila kompetensi yang ditentukan belum tecapai.

WHERE?

Jenis Sarana Pelayanan Kesehatan Wahana Internship Dokter:

- Rumah Sakit Kelas C dan D, dilakukan pada :

Unit yang memberikan pelayanan kedokteran primer secara komprehensif (4 bulan)

Unit Gawat Darurat (4 bulan)

-Puskesmas dan puskesmas dengan perawatan (4 bulan)

-Klinik Layanan Primer lainnya milik Pemerintah dan Swasta

WHO?

-Setiap peserta Internship mendapat pendamping seorang dokter dgn kriteria sebagai berikut:

Dokter yang masih aktif praktek minimum 2 tahun

Bersedia mengikuti pelatihan menjadi pendamping

Bersedia secara aktif melakukan tugas pendamping

Peran pendamping intern adalah sebagai : Role model , Motivator, Teman sejawat untuk berkonsultasi, Penilai

-Seorang pendamping diperkenankan mendampingi paling banyak 5 peserta

-Pendamping akan memperoleh Sertifikat Pendamping.

HOW?

KEGIATAN PESERTA INTERNSHIP

1. Melakukan layanan primer dengan pendekatan kedokteran keluarga kepada pasien yang meliputi kasus medik, bedah, kedaruratan dan kejiwaan baik pada anak, dewasa dan usia lanjut

2. Melakukan konsultasi dan rujukan

3. Melakukan komunikasi ilmiah.

KRITERIA PENCAPAIAN KOMPETENSI

1. Mengelola kasus dengan jumlah dan jenis yang cukup, dengan sebaran imbang

Dalam masa satu tahun, secara keseluruhan telah menangani sekurang-kurangnya 400 kasus.

Berdasarkan umur:

Bayi – anak 25-40%

Dewasa (15-60 th) 40-60%

Tua (>60 th) 15-25%

Berdasarkan jenis kelamin:

Kasus laki-laki dan perempuan 50% + 10%

Berdasarkan kelompok:

Medik 50-60%

Bedah 40-50%

Kegawat-daruratan 5-20%

Kejiwaan 1- 5%

Dicatat dalam logbook, paling sedikit setiap 3 bulan dilaporkan kepada dan ditandatangani oleh dokter pendamping.

2.Membuat dan menyajikan sekurang-kurangnya 5 laporan kasus dalam pertemuan klinik,

Dalam laporan kasus tersebut dinilai aspek kognitif, sikap dan perlaku peserta oleh pendamping. Pelaporan menggunakan format portofolio.

EVALUASI PESERTA INTERNSHIP

§ Asesmen peserta didasarkan atas tercapainya tujuan Internsip sesuai standar kompetensi dokter layanan primer yang dipahami baik oleh peserta maupun Pendamping.

§ Peserta mendapat umpan balik secara teratur, baik dari Pendamping maupun dari tenaga kesehatan lain dalam bentuk pengamatan langsung maupun tidak langsung.

§ Format asesmen menggunakan antara lain buku log dan portofolio untuk kasus-kasus yang akan memberikan manfaat bagi peserta.

§ Buku log berisi catatan harian dari waktu ke waktu yang menggambarkan kegiatan dan tugas-tugas yang perlu dan telah dilaksanakan peserta selama mengikuti Internsip.

§ Portofolio berisi uraian lengkap dari kegiatan yang dianggap peserta dapat mencerminkan perkembangan profesionalisme sebagai seorang dokter, (misalnya kasus-kasus menarik) yang disertai umpan balik dari Pendamping.


PENERBITAN STR

Pada akhir penugasan, Pendamping melakukan penilaian untuk memastikan pencapaian tujuan program internsip.

Peserta yang telah menyelesaikan seluruh internsip akan mendapatkan Surat Laporan Pelaksanaan Internsip yang ditandatangani oleh Pendamping yang akan dipergunakan untuk menerbitkan Surat Tanda Selesai Internsip (STSI) oleh Komite Internsip Dokter Indonesia (KIDI) Tingkat Provinsi.

Komite Internsip Dokter Tingkat Provinsi melaporkan STSI ke KIDI Pusat dengan tembusan ke Kolegium Dokter Indonesia.

Berdasarkan STSI dan Sertifikat Kompetensi yang telah diterbitkan Kolegium Dokter Indonesia, Konsil Kedokteran Indonesia akan menerbitkan Surat Tanda Registrasi.

Nah, begitulah sedikit ttg INTERNSHIP. Tulisan ini diambil dari kuliah dr.M. Djauhari Widjajakusumah, selaku Ketua Panitia Tim Ad Hoc Program Internship dari Kolegium Dokter Indonesia..Semoga bermanfaat.